Oleh: sastraindonesiaunand | Januari 4, 2008

Petak Umpat

kotik.jpgPuisi Pinto Anugrah

Tak seperti di jalan setapak yang kaucari
ujungnya. Di ujung, petang
pecah di balik belukar. Adakah kausembunyi
di sana, memetak-umpet umpatmu.
Aku sembunyi dulu dalam baju.
Kau tak kunjung keluar dari miang semak.

Kandangpadati, 0709 – 11

Dimuat Koran Tempo, 2 Desember 2007


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: