Oleh: sastraindonesiaunand | Januari 30, 2008

ALAMAT EMAIL KORAN

ALAMAT EMAIL KORAN

(dari berbagai sumber)

Kiat mengirim tulisan

Barangsiapa yang ingin mengirim tulisan ke koran, maka maka ikutilah kiat-kiat ini:
1. Kirim ke media lewat email dalam bentuk MS Words  Rich Text Format (rtf) dengan attachment.
2. Isi surat mailnya:

 

Redaksi Yth,

Ini saya kirimkan satu artikel opini (di attachment), mohon pemberitahuannya apabila dimuat atau tidak dimuat.

Salam.

Pipit

 

3. Pada subject email tulis: “Artikel Opini: ” [..judul tulisan anda di sini...]
4. Panjang tulisan antara 700 kata (4500 karakter). Untuk menghitungnya, lihat di MS Word -klik> tools -klik> wordcount -> akan ada jumlah kata (words) halaman (page) dan huruf (characters),  kira-kira 2 halaman kuarto (tidak penuh) dengan huruf 12.
5. Biarkan tulisan anda pada takdirnya, diterbitkan atau tidak diterbitkan, tugas Anda kirim tulisan tiap minggu, paling kurang satu.
6. Dalam dua minggu tidak ada kabar mail, maka artinya tulisan anda tidak lolos seleksi, perbaiki tulisan itu dan kirim ke media lain.
7. Diterbitkan atau tidak diterbitkan, anda dapat periksa di  di website koran bersangkutan. Tetapi tidak semua koran  di Indonesia begitu di Indonesia, demikian juga di Padang.
8. Sebaiknya untuk pemula, kirimlah ke koran di kota Anda, sebab lebih mudah untuk diketahui apakah tulisan Anda diterbitkan atau tidak.
9. Banyak koran di Indonesia tidak memberitahu penulisnya, apakah tulisannya akan diterbitkan atau tidak. Memang ada beberapa koran besar yang memberitahu; kalau tulisan tersebut ditolak.

Alamat email2 media cetak sebagai berikut:

Jakarta:
1. Kompas (1) opini@kompas.com
(2) opini@kompas.co.id
2. Republika (1) redaksi@republika.co.id
(2) sekretariat@republika.co.id
3. Media Indonesia redaksi@mediaindonesia.co.id
4. Suara Pembaruan (1) koransp@suarapembaruan.com
(2) opinisp@suarapembaruan.com
5. Sinar Harapan (1) redaksi@sinarharapan.co.id
(2) info@sinarharapan.co.id
6. Harian Pelita hupelita@indo.net.id
7. Suara Karya redaksi@suarakarya-online.com
8. Koran Tempo koran@tempo.co.id
ktminggu@tempo.co.id
9. Seputar Indonesia (1) redaksi@seputar-indonesia.com
(2) marcomm@seputar-indonesia.com
Sumatera (1) hariansinggalang@yahoo.co.id
1. Singgalang (Padang) (2) kj_sgl@yahoo.com
2. Haluan (Padang) (1) harian_haluan@yahoo.com.sg
3. Padang Ekspres (Padang) (2) redaksi@padangekspres.co.id
(1) stres_tb@yahoo.com
4. Riau Pos (Pekanbaru) (1) redaksi@riaupos.co.id
(1) budaya_ripos@yahoo.com
5. Waspada (Medan) (1) redaksi@waspada.co.id
(2) waspada@waspada.co.id
6. Suara Indonesia Baru (Medan) redaksi@hariansib.com
7. Batam Pos redaksi@harianbatampos.com
8. Sriwijaya Post (Palembang) (1) sripo@persda.co.id
(2) sripo@mdp.net.id
Jawa
1. Pikiran Rakyat (Jawa Barat) (1) redaksi@pikiran-rakyat.com
(2) info@pikiran-rakyat.com
2. Suara Merdeka (Jawa Tengah) (1) redaksi@suaramerdeka.info
(2) naskah@suaramerdeka.info
3. Kedaulatan Rakyat (Yogyakarta) redaksi@kr.co.id
4. Koran Bernas (Yogyakarta) koranbernas@yahoo.com
5. Harian Surya (Jawa Timur) surya1@padinet.com
6. Duta Masyarakat (Jawa Timur) dumas@sby.centrin.net.id
7. Surabaya Post (Jawa Timur) redaksi@surabayapost.info
admin@surabayapost.info
8. Radar Malang (Malang) radarmalang@jawapos.co.id
9. Solopos (Solo) redaksi@Solopos.Net.
10. Jawa Pos (Surabaya) (1) editor@jawapos.com
(2) editor@jawapos.co.id
Bali
1. Bali Post (Denpasar) balipost@indo.net.id
Kalimantan
1. Banjarmasin Post (Banjarmasin) banjarmasin_post@persda.co.id
bpostmania@telkom.net
2. Pontianak Pos (Pontianak) redaksi@pontianakpos.co.id
Sulawesi
1.Harian Fajar (Makassar) fajar@fajar.co.id
Luar Negeri
Globe and Mail comment@globeandmai l.com
Fax: 416.585.5085
Tel: 416.585.5528
National Post jkay@nationalpost. com
Fax: 416.442.2209
Tel: 416.383.2300
Vancouver Sun sunopinion@png. canwest.com
Fax: 604.605.2522
Tel: 604.605.2184
Georgia Straight contact@straight. com
Fax: 604.730.7010
Tel: 604.730.7000
Tyee editor@thetyee. ca
Tel: 604.689.7489
New York Times oped@nytimes. com
Fax: 212.556.4100
Tel: 212.556.1831
The Washington Post oped@washpost. com
Fax: 202.334.5269
Tel: 202.334.7471
Los Angeles Times op-ed@latimes. com
Fax: 213.237.7968
Tel: 213.237.2121
San Francisco Chronicle forum@sfchronicle. com
Fax: 415.543.7708
Tel: 415.777.1111
San Jose Mercury Times opinions@mercurynew s.com
Fax: 408.271.3792
Tel: 408.920.5235
Seattle Times opinion@seattletime s.com
Fax: 206.382.6760
Tel: 206.464.2132
Oregonian oped@news.oregonian .com
Fax: 503.294.4193
Tel: 503.221.8389
South China Morning Post luisa.tam@scmp. com
Fax: 852.2516.7478
Tel: 852.2565.2222
Straits Times (Singapore) stforum@sph. com.sg
Fax: 65.6319.8289
Tel: 65.6319.5397
Daily Telegraph (UK) dtletters@telegraph .co.uk
Sunday Telegraph (UK) stletters@telegraph .co.uk
Guardian (UK) letters@guardian. co.uk
comment.is.free@ guardian. co.uk
About these ads

Responses

  1. terima kasih sangat membantu. alimudinemail@yahoo.co.id

  2. makasih banyak..

    Mau korespondensi sama aku ga?

  3. banyak yang bermakna dari hanya sekedar ungkapan sejarah atau fakta maupun imajinasi, akan tetap akan lebih mulia bila dalam hardcopy (cetak) semua informasi yang tersajikan tanpa terkecuali. karena dengan itulah bangsa kita tidak hanya menuju canggih dalam IT, tapi juga dalam bentuk membaca buku (bahan cetakan). thank’s for all …

  4. Terima kasih web ini sangat membantu saya… akhirnya saya dapat juga alamat koran yang saya cari….
    Thank’s bangetttt ya…..

  5. thanx alot for your info, btw, knapa ya… koran2 pada ga mau muat artikel mahasiswa?

  6. “Tantangan Utama; Bagi Calon Kandidat Cagub dan Cawako di SUMSEL”
    Oleh; Jhon Kenedy (Ket.Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Palembang).

    Tahun 2008 adalah uporia dalam rangka pesta demokrasi bagi masyarakat Sumsel. Hampir sebagian kabupaten/kota di Sumsel telah melaksanakan pemilukada dan baru akan melaksanakan terhitung hingga akhir desember 2008 nanti. Yang paling puncak adalah pemilihan calon Gubernur Sumsel pada oktober mendatang. Dan dalam waktu dekat khusus untuk ibukota Sumsel(Palembang), akan dilaksanakan pada 12 juni nanti. KPUD Kota Palembang telah mengumumkan nomor urut para jawara-jawara untuk kota palembang. Sampai saat ini berbagai macam semboyan yang telah diejawantahkan para kandidat kepada masyarakat, politic education bagi masyarakat awam jelas sangat di butuhkan dalam rangka pencerdasan politik. Masih banyak masyarakat yang dikibuli oleh para pemimpin di negeri ini. Seperti “Komersialisasi Semboyan Gratis” yang tidak hanya pada wilayah lokal dan regional, namun sudah menjadi konsumsi publik secara nasional yang digunakan oleh calon eksekutif. Diantaranya, sekolah gratis, berobat gratis, KTP gratis, kawin gratis, khitanan gratis, namun ada hal yang belum gratis dan semua pilih bungkam ketika bicara tentang Ekonomi Kerakyatan dan Pemuda Miskin. Kemiskinan struktural masih mewabah di negeri ini dan harus menjadi sorotan utama bagi para calon jawara di tingkatan eksekutif.

    Ekonomi Kerakyatan
    Berbagai macam krisis telah dirasakan oleh rakyat kita, namun krisis yang paling fundamen adalah krisis ekonomi yang semakin menjepit kehidupan masyarakat terutama kategori masyarakat miskin. Mulai dari kenaikan harga sembako yang melambung tinggi dan tidak stabil, stock minyak tanah yang mulai habis, dan kelangkaan elpiji yang menjadi solusi pemerintah terhadap kenaikan harga minyak dunia yang mencapai US$100/barel, serta kenaikan harga beras yang melambung tinggi namun harga gabah menurun sehingga membuat keresahan para petani. Seperti harga minyak tanah yang sudah melambung tinggi saat ini mencapai harga Rp.5,000 s.d 8,000/liter adakah perhatian dari pemerintah kota maupun propinsi di Sumsel. Walaupun kenyataannya Indonesia sudah kehabisan minyak sejak 10 tahun lalu karena telah dibeli para investor asing untuk di eksploitasi,paling tidak coba untuk bijaksana kepada rakyat dengan mengerti kondisi sikologis yang begitu akrab dengan minyak tanah terhadap konversi gas yang harus dikonsumsi sebagai solusi bagi kebutuhan dapur rumah tanga, serta mencoba meyakinkan masyarakat untuk menerima realita yang ada,bahwa kita tidak bisa menjadi negara kaya karena semua sudah dijual habis untuk negara asing, kita hanya bisa mendapat polusi pabrik dari kekayaan alam yang kita miliki. Inilah sisa pembangunan yang terjadi di negeri ini.

    Pemuda Miskin
    Sudah tidak bisa disangkal lagi, jatuh bangunnya sebuah negara bergantung pada jatuh bangunnya kelompok pemuda. Pemuda adalah tulang punggung negara. Pemuda adalah ujung tombak pembangunan bangsa. Karena itu hampir bisa dikatakan mustahil sebuah negara bisa maju, andai pemudanya lemah terkulai dan terperosok di lorong-lorong sempit kehidupan tanpa gemuruh cita-cita kemajuan.

    Bila pemudanya miskin moral, miskin pikiran, miskin ide, dan miskin kreativitas, negara pun akan ikut miskin sumber daya manusianya yang cerdas dan berprestasi. Apalagi bila pemudanya miskin finansial, miskin jaringan kerja, dan miskin pola berorganisasi, maka negara pun akan mengalami kemunduran sosial dan ekonomi, menyurutkan gelombang patriotisme, serta layu dalam pergaulan internasional.

    Ada banyak pintu yang bisa kita masuki untuk memahami ‘kemiskinan’ pemuda kita saat ini. Salah satu di antaranya adalah dengan memahami potret kemiskinan nasional yang masih melanda negeri kita. Dalam salah satu artikelnya (10/1), peneliti Imam Cahyono pernah mengungkapkan problem kemiskinan negeri kita yang cenderung mengabaikan kekayaan bangsa dan orang-orang kaya di republik ini sebagai faktor determinan. Di tengah kemiskinan pemuda, misalnya, berdiri di sana orang-orang super kaya kelas dunia.

    Majalah Forbes Asia (18/9/06) bahkan telah merilis daftar 40 orang super kaya Indonesia dengan total kekayaan 22,27 miliar dolar AS atau lebih dari Rp.200 triliun. Belum lagi hasil survei dua perusahaan jasa keuangan internasional, Merrill Lynch dan Capgemini, yang pada tahun lalu secara heboh menunjukkan sepertiga jumlah miliader di Singapura adalah warga Indonesia. Sepertiga dari total aset 55.000 orang terkaya di Singapura, sebesar 260 miliar dolar AS adalah milik warga negara Indonesia (WNI) yang punya izin tinggal tetap di sana.

    Dari 55.000 orang terkaya itu, 18.000 orang adalah WNI yang berdomisili di Singapura dengan kekayaan 87 miliar dolar AS (sekitar Rp.800 triliun). Sementara RAPBN 2007 saja hanya berkisar Rp.713,44 triliiun (APBN 2007 sebesar Rp.763,6 triliun). Jumlah penduduk yang banyak serta kekayaan alam Indonesia yang melimpah adalah potensi yang amat besar untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang kaya.

    Kenyataan itu seharusnya menjadi garansi bagi bangsa Indonesia untuk dapat hidup sejahtera sehingga pemudanya dapat berpartisipasi secara aktif dalam gerak pembangunan nasional dan mampu menghadapi tantangan iklim kompetesi global. Namun bagaimana sesungguhnya yang terjadi di negeri kita sekarang ini, mari kita simak uraian berikut.

    Potret kepemudaan
    Kelompok pemuda atau kelompok warga negara dengan usia 18-35 tahun, kini telah mencapai hampir 40 persen dari total jumlah penduduk Indonesia yang 220 juta jiwa lebih itu. Ribuan organisasi kepemudaan telah pula bertebaran di pelosok-pelosok nusantara. Apa artinya? Tidak lain kecuali bahwa negara ini sedang menggenggam potensi bangsanya yang luar biasa besar, minat dan bakat suatu angkatan yang memadai secara emosional dan intelektual. Ini berarti bahwa Indonesia tengah memiliki kelompok bangsa dengan antusiasme yang tinggi dan budaya yang bersifat terbuka.

    Tapi ironisnya, realitas kelompok pemuda saat ini keadaannya sungguh mengkhawatirkan. Akses pemuda dalam memperoleh pendidikan masih rendah, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) pemuda masih minim, apalagi kemampuan kewirausahaan pemuda. Untuk kota palembang saja jumlah rumah tangga miskin (RTM) mencapai 99ribu lebih jumlah RTM (Data;BPS Sumsel 2006). Di samping itu, kita tahu saat ini tingkat pengangguran masih tinggi, juga kronik sosial kepemudaan seperti kriminalitas, premanisme, narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan HIV/AIDS masih merajalela ditambah lagi budaya hedonisme yang sudah mulai merasuk ke pinggiran kota bahkan pedesaan. Diantara permasalahan ini begitu berat tantangan yang harus dihadapi Cagub dan Cawako di Provinsi Sumatera Selatan. Apabila seorang pemimpin dihadapkan pada kenyataan bahwa proses pembuatan kebijakan tidak dapat dilakukan melalui proses perumusan kebijakan rasional agaknya kekuasaan dan politik tidak dapat dihindari. Dari semua tipe yang ada, tipe demokratis dianggap yang terbaik, karena selalu mendahulukan kepentingan kelompok dibandingkan dengan kepentingan individu. Kekuasaan, otoritas dan legalitas yang memberikan wewenang kepada pemimpin guna mempengaruhi dan menggerakkan bawahan untuk berbuat sesuatu sehingga ini yang harus menjadi falsafah para jawara di Sumsel sebagai Provinsi ”Lumbung Pangan dan Lumbung Energi Nasional”. Kemampuan untuk memahami keterbatasan budaya seseorang dan mengembangkan budaya secara adaptif merupakan tantangan utama dari kepemimpinan, karena itu pemimpin harus memahami dinamika budaya, sehingga pertanyaannya adalah sejauhmana kita memahami budaya yang melingkupi kita. Maka sebagai calon fighter hingga akhir desember nanti, kepada semua calon pemimpin di Sumsel agar mampu menjaga Idealisme sebagai para pemegang amanah Umat, Bangsa, dan Negara”.

  7. alhamdulillah, akhirnya saya tahu juga langkah2 mengirim tulisan/karya ke redaksi koran. tapi saya minta tolong bahas dong cara kirim ke redaksi luar negei beserta kemingkinan-kemungkinannya. truz klo mau kirim puisi gimana? Arigatou!

  8. saya ketua komunitas pohon di kampus universitas Riau ingin mengirim tulisan dan cerpen…yang saya ingin tanyakan bagaimana saya tahu cerpen saya terbit di sumatra barat sementara saya ada di Riau…terima kasih
    .

    Kirimlah tulisan Ke Singgalang, Padang Ekspres, Haluan untuk rubrik Minggu, nanti kalau dimuat dapat dilihat di blog fadlillah.wordpress.com, di sana ada daftar judul tulisan sastra budaya yang dimuat Singgalang, Padang Ekspres, Haluan edisi Minggu, pada bagian berita sastra dari Padang, klik saja Indeks Tulisan Sastra dan Budaya Minggu Ini di Padang. Salam selamat menulis.

  9. Assalamu’alaikum.

    Wah, senang benar saya dengan opini yang diosajikan oleh pengelola situs ini. Oh ya, saya berasal dari Payakumbuh, tapi menempuh pendidikan di UGM Yogyakarta.

    Saya beberapa kali menulis resensi di surat kabar dan majalah nasional.Namun, berlainan dengan apa yang disampaikan pengelola situs ini, saya malah menyarankan kepada para penulis pemula untuk langsung mengirim ke surat kabar besar.

    Tahu tidak,pertama kali saya mengirim resensi ke TEMPO, resensi saya langsung dimuat (tentang buku biografi Umar Kayam, sekitar setahun yll). Demikian pula ketika saya mengirim resensi ke KOMPAS. Hanya pada pengiriman kedua, resensi saya langsung dimuat (ttg buku-disertasi GustiAsnan, “Dunia Maritim Pantai BaratSumatera”, September 2007).

    So, ada beberapa saran saya, especially untk resensi.
    1. Lihat kecenderungan resensi yang dimuat di koran/maj ybs. Sbg contoh, TEMPO lebih senang dengan buku seputar pemikiran/dialektika. Pembaca TEMPO memang kelas menengah atas-berpendidikan,sehingga yang mereka butuhkan adalah bacaan yang bermutu tinggi.
    2. Lihat momen yang pas. SEbagai contoh, saya pernah meresensi buku ttg kematian wartawan Udin di KORAN TEMPO berdekatan dengan peringatan hari meninggal almarhum Udin. Begitu juga ketika KOMPAS memuat tulisan saya tentang pantai barat Sumatera, itu beberapa hari setelah gempa di Padang dan sekitarnyo.
    3. Untuk maj/koran besar, memakai BUKU REFERENSI adalah lebih disarankan. mengapa? karena hal ini mencerminkan keluasan wawasan kita. Jangan lupa mencantumkan referensi dimaksud di tulisan kita.

    Nah, itu yang kira-kira dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat.

    Wassalam.

  10. terima kasih banyah! Smg Allah membalas yang lebih baik

  11. makasih banget…postinganmu membantu banget…

  12. salam..
    seneng nih ado juga site urang awak yang concern sama dunia tulis menulis. Secara urang awak kan terkenal dengan seni intelektualnya (geer boleh kan?):)
    maju terus ya!

  13. ldkjfasd;lfj amsd’fiawer0moiw’el

  14. Wah..makasih banyak mas

  15. thanks,,
    boz emailnya koran surya surabaya nto beneran ta..
    kok g bisa dikirim..

    tak tunggu balesannya

    thanks

    Ok sedang lagi dicari informasi.

  16. thx a lot….

  17. Wah makasih banyak om infony…
    Sangat membantu…

  18. makasiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiih banget!!!!

  19. Assalam.
    terima kasih
    atas sarannya

  20. aku minta nama dan no telpon rumah yang mau di jual di jl. ganesha I timoho balirejo yogyakarta, donk. aku butuh rumah di yogya. Sudah laku belum?

  21. makasih atas info alamat n email media2nya……….

  22. thanks atas infonya

  23. terimakasih atas alamat e-meil korannya sangat membantu

  24. makasih banget atas informasinya,membantu banget kok.Syukron!

  25. alamat emailnya kayaknya perlu diupdate dech.

  26. aku suka sekali dengan tips-tips yang diberikan dan semoga semakin nbanyak para calon penulis -penukis muda

  27. Terimakasih untuk infonya bung.

    Salam Hangat..

  28. Thanks 4 info, sangat membantu …

  29. Dalam konten sastra, ada dua pertimbangan penting karya seseorang masuk dalam kategori sastra atau tidak. Pertama, unsur komprehenship konflik dan kedua unsur universalitas

  30. terima kasih banyah! Smg Allah membalas yang lebih baik

  31. Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh
    Bissmillahirrohmanirrohim

    STIKES Cendekia Utama Kudus didirikan dan diselenggarakan oleh para Profesi Bidang Kesehatan dan Pendidikan , didukung para Pengusaha di Kudus dan Kiai yang pada tahun 2002 tergabung dalam Yayasan Islam Annabil Kudus . Alamat Kampus STIKES Cendekia Utama Kudus Jl.Lingkar Raya Kudus – Pati Jepang Mejobo KM 04. Kudus Telp. 0291 4248655-4248656.
    Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademi 2010/2011 sudah dapat di daftar di Kampus ( Reguler dan Lintas Jalur ) menggunakan “ one day servis system “
    Kontak Person : 081325019988 , 08112700668, 0888241702

    Wallahul Mawaffiq Illa Aqwamith Thoriq
    Wassalamu”alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

  32. terimakasih dengan adanya informasi email koran indonesia, ini dapat membantu masyarakat untuk memberikan masukan kepada media massa, tentunya masukan yg bersifat membangun bangsa, memperbaiki dan mengkritik pera birokrat agar berjalan sesuai komitmennya untuk membangun indonesia menjadi bangsa yang maju dan berkembang dari tahun ke tahun, bukannya berjalan di tempat dan ketinggalan dg negara tetangga.

  33. hy…….aq mw mzukin krya cerpen qu dunk…….lw bleh tw,krim nx kmna………?????????

  34. terima kasih atas infonya. semoga dapat bermanfaat bagi sesiapa saja yang mengunjunginya.
    sekali lagi terima kasih

  35. ass……
    bagi saya situs ini dah lama ditunggu tunguu..sangat dibutuhkan dan berguna sekali untuk pengembangan para penggemar sastra dan dunia jurnalistik….

  36. terima kasih bung. suatu kelak ku kan balas bantu mu.

  37. Mantap… ini postingan yang penting dan menarik. Menyenangkan bisa tau banyak hal soal tulis menulis dan publikasinya. Tabe

  38. LUKAMU IBU PERTIWI
    Karya ; Ardian Erlangga
    jika lukamu ibu pertiwi
    mengagah diselendang emasmu
    karna karya dari anakmu tak anggung lagi

    bumi pertiwi murka
    karena gunung yang dulu hijau
    kini jadi gudang senjata yang menjulang keangkasa
    kepentingan demi kepentikan di dewakan
    hingga tetesan airmatamu murka hingga membanjiri tiap sudut kota

    kini luka demi luka tak hentinya membom bardil anak negeri
    desa tak lagi jadi endapan perasasti dari warisan leluhur
    karena mereka yang punya ilmu sengaja megadopsi robot-robot perkasa
    untuk membajak jejak kaki leluhur yang hijau di perbukitan

    disana pernah ada anak kecil ingusan bermain ayunan
    kini tinggal bangkai berbumbu asap
    disana pernah ada petani menanam ubi kayu
    sekarang umbinya jadi kuba bukti dari peradaban

    ibu pertiwi, hijau bumimu tak lagi lestari
    ribuan mayat-mayat telah tertanam didalamnya tanpa ada upacara sakral
    luka tak henti-hentinya mengagah di tubuhmu
    karena penerusmu memburu peradaban
    anak-anak kecil ingusan itu jadi santapan empuk tanah yang murka
    bulukumba, 29 oktober 2010

  39. PENYAIR DAN AIR MATA

    Aladin berlari saat pesta panen
    Matahari tiba-tiba mendung
    Bisulnya pecah, bernanah dipematang sawah
    Diaraknya kekota dengan istimewah
    Puluhan manusia dengan mata telanjang mengkebirinya

    Dalam kabut pesta panen
    Penyair bercerita tentang luka dan air mata
    Disaat kematian meneror dalam tidur
    Dimulainya di titik air mata
    Penyair membelah luka dipucuk daun mahoni yang mulai nista
    28 oktober 2010

  40. boleh gak krim puisi??

  41. Makasih banyak, tulisan ini sangat informatif dan berguna bagi saya dan saya yakin pembaca yang lain juga begitu. Makasih banyak!!!

  42. terima kasih banyak atas infony…
    smenjak perwakilan osis dari skolah mngunjungi kantor redaksi waspada
    saiia mnjd ingin mngirimkan karya saiia…

  43. “Ketetapan Tuhan”
    oleh Fenti Richa Rukmana

    Manusia…
    Diciptakan Tuhan
    bersuku-suku,
    agama,
    ras,
    kepercayaan,
    dan antar golongan

    Tapi mengapa?
    Harus berbeda?
    Jika harus disembah dengan satu cara?

    Melaksanakan perintahNya
    Menolak yang Tuhan tak suka

    Kita juga tidak bisa menyalahkan Tuhan
    Kita juga tidak bisa menyalahkan kita
    Kita yang menjalin hubungan beda agama
    Ini adalah ketetapan
    Ketetapan Tuhan
    (:

  44. Wah jadi punya keberanian buatku kirim artikel..makasih ya

  45. kalau untuk mengirimkan cerpen apakah bisa juga lewat alamat email tersebut?

  46. tx tas infonya ea

  47. Selmat malam pimpinan Redasi koran tempo di Jakarta yg saya hormati,Nama Saya ABSALOM WOISIRI,anak asli papua dri kab.waropen, saya dan beberapa teman saya datang ke jtt utk kuliah S2,ttpi Bupati saya bilng kita tdk tertib,dasar surat ke Jkt ada dan jls,,sehingga dri Feb 2011 s.d. Skrang dana kami blm tiba. Kemana dana otsus itu? Tlng keluhan kami disampaikn ke bp presiden,,bupati waropen tdk jls,,,tdk mau kebangkn SDM di waropen,,,kami mhs Univ Neg Jkt,,Progpasca sarjana S2 Teknologi Pendidikn.tlng publikasin keluhan ini ke bp presiden. Sumber: Absalom Woisiri,mhs UNJ,hp 081240479997 , email : pgheroy@yahho.com

  48. Saya seorang guru yg telah mengabdi bagi kab.yapen waropen 18 tahun,Nama Saya: Absalom Woisiri,TMT 1 Maret 1993 smntra kuliah S2 di univ Neg Jkt,Prog Pascasarjana,Teknologi Pendidikan ,usulan tugas belajar udh jls,permohonan pribadi ke dinas pendidikn,keluar rekomendasi dinas pendidikn trus saya dtng kuliah sambil tunggu sk tugas belajar,,sdng giat kuliah ada surat utk tahan gaji saya,printah bupati sgera kembali ke waropen,saya bingung kebijakan bupati waropen seperti ini,DANA OTSUS UNTK PENDIDIKAN ITU DI KEMANAKAN? INIKAH MODEL UTK KEMBANGKN SDM ANAK ASLI PAPUA? PEJABAT JANGAN KOROPSI DANA OTSUS LGI?SUDAH ADA TEMUAN BPKP, BIARKN RAKYAT MENIKMATI,,trus ketidak puasan inilah,dana otsus tdkk menyentuh rakyat bawah,,,akhirnya rakyat papua mau minta MERDEKA,,,sebenarnya hal itu tdk bisa terjadi, ttpi ketidak puasan saj,,keluhan hatiku ini,kiranya bp presiden SBY dapat dengar,,,Tuhan berkati,,, no.hpku: 081240479997; email: pgheroy@yahoo.com

  49. ….. KANGEN AYAH…….

    ayah…..
    aku rindu padamu…
    setiap malam aku mengingat mu…
    aku akan selalau mendo’a kan mu..
    ayah….
    aku belum pernah merasakan kasih sayang mu….
    setiap malam aku menangis…..
    aku ingin memeluk mu ayah….
    ayah …..
    sekarang ibu sudah pergi….
    betapa sedih nya hati ini ayah…
    malang bana nasib anak mu ayah….
    semua orang mencaci maki ku…..
    dan menjauh kan ku….
    Ayah walau hilang di dunia,
    di tatapan mata dan hati kami,kau masih ada.
    Kami adalah belahan jiwa,nyawa dan hatimu,……
    Ingatan kami tak putus asa,
    13 tahun sudah engkau pergi meninggalkan kami…
    Sa’at kami butuh kasih sayangmu…..
    Kami berduka…..
    Kami kehilangan…
    Timbang,Grinsing, Batang…..

    ciptaan : ANDIKA TANJUNG
    alamat : KAMPUNG PINANG, BALAI SELASA , KEC. LUBUK BASUNG
    sekolah : SMA MUHAMMADIYAH LUBUK BASUNG . KAB. AGAM
    KETERANGAN : INI KISAH NYATA YANG KU ALAMI
    email : dikadifer@yahoo.co.id

  50. nih blog sangat menarik tuk tempat pencerahan dan sharing pengetahuan sekaligus pengalaman dan penambah wawasan.
    salam kenal semuanya …
    kamikazenovri@yahoo.co.id

  51. Thanks bro, informasinya berguna banget.
    Kapan-kapan saya akan mampir ke blog ini lagi. Ijin sedot yah… :)

  52. wah ini dia info yang saya cari…trims ya atas infonya…

  53. Jika telah tau alamat email media tersebut bagaimana lagi cara mengirim karya nya


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: